Kadang kita merasa berada di suatu suasana yang membingungkan hati dan pikiran kita sendiri, yaitu dimana rasa senang dan sedih bergabung dalam satu waktu. Aku merasakan itu saat ini, ada hal yang membuat aku merasa senang menjalani hidup ini, bahkan membuat aku berharap akan hidup selamanya di dunia yang fana ini, tapi disamping itu, ada juga perasaan sedih yang membuat aku berpikir jenuh untuk melanjutkan hidup ini, bahkan jika tuhan mengambilku besok, itu tidak apa-apa. Sungguh aneh, tapi itulah kuasa sang ilahi, ia tidak memberikanmu kebahagiaan yang akan membuatmu khilaf, tapi ia juga tidak mau memberikan hambanya kesedihan teramat mendalam, oleh karena itu maka ia ciptakan kebahagiaan.
Aku ingin bahagia, itu hal yang selalu menjadi dambaan setiap manusia yang bernyawa dan berpikir. Tapi bagaimana cara mengukur kebahagiaan itu, seberapa bahagiakah kita saat ini, dan seberapa sedihkah kita sekarang? Sesungguhnya jawaban itu sulit itu disamakan jawabannya antar individu dengan individu yang lainnya.
Aku hanya berharap, ya allah angkatlah aku dari setiap kesusahan yang aku alami saat ini, jangan biarkan ini terus merusak hari-hariku, aku pantas bahagia, aku pantas merasakan anugerah yang engkau berikan padaku, sebagaimana individu yang lainnya. Aku selalu berikhtiar, maka dari setiap ikhtiarku berikanlah hasil sesuai dengan apa yang aku harapkan, jangan buat aku merasa takut dengan cobaan yang engkau berikan kepadaku, kuatkanlah hatiku, yakinkanlah langkahku.
Saat kesedihan itu datang, kadang aku merasakan kekecewaan yang mendalam, ya rabb apalagi yang harus aku lakukan untuk keluar dari masalah ini. Kita merasa seperti bertemu dengan jalan buntu, yang tidak tahu arah, tidak tahu harus kemana lagi, mencoba bertahan dengan keadaan yang ada, padahal sebenarnya sudah tidak ada daya apapun yang bisa dipertahankan. Saat seperti itu, kita begitu merasa sulit, bahkan bisa saja membuat kita marah pada sang ilahi, dan bertanya, bukankah engkau tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan hambamu, ya rabb aku tidak kuat dengan cobaan ini, tapi mengapa cobaan ini masih harus aku jalani bahkan dalam waktu yang panjang, aku harus bagaimana lagi, kalau memang cobaan ini darimu untukku, maka aku mohon berikanlah jalan keluar dari cobaan ini darimu untukku pula. Seperti itulah yang pernah aku rasakan atas suatu hal yang bernama sedih, susah, sulit hingga membuatku bingung untuk menjalani hidup, tak kenal dengan semangat, bahkan rasa syukur atas hidup.
Tapi disisi lain, kita tidak bisa memungkiri, bahwa sang ilahi tidak selalu membebankan kita atas kesedihan, ia menyisipkan rasa bahagia dalam sedih itu, begitu juga yang aku rasakan, banyak anugerah yang aku dapatkan, yang tak boleh aku pungkiri bahwa aku harus bersyukur atas itu, ia seperti embun yang memberikan rasa sejuk dipagi hari saat kita merasa kering, seperti mentari yang memberi kehangatan di waktu duha saat kita merasa dingin, lebih dari itu..semua berubah menjadi indah. Disaat bahagia itu, yang kupikirkan hanya, ya rabb jangan ambil bahagia ini dariku, jangan biarkan ia hilang dari kehidupanku, biarkan aku terus memilikinya dan merasakannya.
Manusia, iya...aku hanya manusia yang tak bisa terlepas dari sifat manusiawinya sendiri, aku ingin kesedihan pergi secepat mungkin dari kehidupanku dan aku ingin bahagiaku tetap bertahan dalam kehidupanku selama mungkin. Aku tak bisa menghindari perasaan itu, aku benar-benar hanya manusia, maafkan bila semua itu salah dalam pandanganMu ya rabb..tapi aku harus bagaimana lagi, aku merasa lelah dengan sulit yang aku hadapi ini, aku seperti tidak tau lagi harus apa dan bagaimana aku menyelesaikannya. Rasa ini sulit ku pahami, sangat sulit. Tolonglah aku ya allah, jangan biarkan aku larut dalam sulit yang akhirnya akan menghancurkan banyak hal yang seharusnya bisa aku jalani dan bisa aku dapatkan. Dan buatlah aku untuk selalu bersyukur atas bahagia yang engkau ciptakan dalam hidupku.
Happy n sorrow ini semoga bisa aku sikapi secara bijak, walaupun aku begitu merasakan, bahwa aku benar-benar manusia biasa yang tak luput dari khilaf yang menemani setiap langkahku, tapi jangan lepaskan aku dari pegangan tanganMu ya rabb...ya allah...amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar